KOTA BEKASI,Klikinews.com – Untuk wujudkan kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat, khususnya para Wanita Indonesia, Primaya Hospital Bekasi Barat hadirkan sosialisasi layanan Cancer Center yang dikemas melalui kegiatan Shymposium dengan tema ‘Cancer Issue For Women’ bertempat di Sky Balroom Lt.10 Hotel Santika Mega Bekasi pada Kamis (29/8/24).
Shymposium “Cancer Issue For Women’ dihadiri oleh para dokter perusahaan, asuransi, Rumah Sakit & Klinik jejaring Primaya Hospital Bekasi Barat dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu: Dr.dr. Henny M.A.R. Putri,Sp.OG(K)Subsp, Onkologi MSc, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Onkologi Ginekologi Primaya Hospital Bekasi Barat yang menyampaikan materi terkait pengenalan kanker Ginekolog, Skrining dan pencegahannya.
Selanjutnya ada dr. Hayatun Nufus, SP.PD-Khom, Finasim yang merupakan Spesialis penyakit dalam konsultan Hematologi Onkologi Primaya Hospital Bekasi Barat menyampaikan materi terkait Tatalaksana Kanker Ginekologi. Dan dr. Fauzan Herdian, Sp.Onk. Rad, Spesialis Onkologi Radiasi Primaya Hospital Bekasi Barat menyampaikan materi tentang peran Radioterapi dalam penanganan kanker Ginekologi.![]()
Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat dr. Prima Yunika, MARS, dalam sambutannya menyampaikan, Primaya Hospital Bekasi Barat saat ini telah memiliki layanan unggulan Cancer Center meliputi konsultasi, pemeriksaan, Therapy & Tindakan Operasi. Disamping Kemoterapi dan tindakan operasi kasus Cancer, Primaya Hospital Bekasi Barat sebentar lagi akan launching pelayanan Radioterapi dan di harapkan akhir tahun 2024 sudah bisa melayani pasien.
“Untuk pelayanan Holistik sudah bisa dilakukan di Primaya Hospital Bekasi Barat dari sisi penegakan diagnostik, dan semua peralatan seperti Rontgen, CT Scan, Laboratorium Patologi Anatomi dan layanan operasi juga sudah tersedia,” kata dr. Prima Yunika, MARS saat dikonfirmasi klikinews, Kamis (29/08/24).
Dikutip dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sebanyak 2,3 juta perempuan terdiagnosis mengalami kanker payudara dan 685 ribu kematian secara global pada 2020. Hingga akhir 2020, ada 7,8 juta perempuan yang selama 5 tahun terakhir hidup dengan penyakit ini. Di Indonesia, kanker payudara juga masih menjadi perbincangan. Meski bisa diatasi, penyakit ini kerap baru terdeteksi pada stadium lanjut. Terapi kanker payudara akan lebih efektif bila penyakit itu diketahui sejak dini.
“Untuk pencegahan secara dini terkait penyakit kanker bagi para wanita, harus dilakukan medical chek up rutin khusus kewanitaan seperti Papsmear, USG Kandungan, dan medical Chek up payudara. Semua layanan tesebut sudah tersedia di Primaya Hospital Bekasi Barat,” ujar dr. Prima (red).