Mohchamad Alif Akbar : Menjadi Mahasiswa Pertama Di Kampus STIAMI Tangerang Lulus Tanpa Skripsi

TANGERANG, BANTEN, Klikinews.com –  Lulus tanpa skripsi pada jenjang pendidikan sarjana tentu harapan dan keinginan semua mahasiswa, bahkan menjadi impian banyak orang. Hal ini yang dirasakan oleh Mochamad Alif Akbar Mulya, S.AB, Mahasiwa program studi ilmu administrasi bisnis, Fakultas ilmu administrasi, Institut Ilmu Sosial dan manajemen STIAMI.

Cerita lulus tanpa  skripsi bermula saat ia berkuliah disemester 4 dan mendapatkan tugas perkulihahan Based on Project Business, pada saat pandemi 2021 lalu. Seorang lulusan baru berhasil lulus pada proses perkuliahannya tanpa  skripsi melalui jalur projek bisnis yang dibangunnya semasa kuliah.

“Saya dinyatakan lulus dari Institut STIAMI tahun 2024 ini, menempuh pendidikan Sarjanan jurusan Administrasi Bisnis mengantar saya  menjadi pembicara dan pengisi kegiatan dibidang bisnis dan UMKM,” ungkap  Mochamad Alif Akbar Mulya saat di konfirmasi media klikinews.com, Rabu (13/11/2024).

Pemuda yang akrap disapa Alif kelahiran Cikampek 2001 ini, kini tinggal di Tangerang Banten, dia terus menunjukan semangat belajarnya dan sekaligus menjadi Enterpreneur muda. Dan dia aktif membagikan kegiatan pada akun sosial medianya di instagram @mochamadalifakbar, konten yang dibagikan berkaitan dengan bisnis, pendidikan  dan kesehatan.

“Bisnis yang saya  ciptakan ini, adalah camilan yang berbahan dasar makaroni, yang sudah dipasarkannya dan pengirimannya ke seluruh Indonesia,” ucap Alif lagi,

Berawal dari tugas kuliah, semester 4 saat menerima mata kuliah Enterpreneurship 1 dari Kampusnya , ia kemudian tertarik untuk membangun bisnisnya, bisnis yang dibangunnya ini, tidak terlepas dari ide dan peran Ibunda tercintanya yang selalu support dan mendoakannya.

Dalam menjalankan bisnisnya, ia menjalankannya berdua bersama ibunya, Alif berperan sebagai pengelolaan sosial media, pemasaran dan juga penjualan melalui e-commerce dan ibunya sebagai bagian yang memproduksi camilannya.

“Saya membangun bisnis macaroni ini, waktu itu ada tugas enterpreneurship satu.  kebetulan saat itu dosen saya Bapak Endra Marsudi,  beliau sangat menginspirasi saya, beliau salah satu dosen produktif menurut saya, Sebenarnya saya juga, ga kepikiran bisa lulus tanpa skripsi, tapi dulu waktu awal masuk kuliah, saya pernah tanya. Bisa lulus cepet apa engga?,” ungkap  Alif lagi,

Menurutnya, saat perkuliahanlah ia dapat mengembangkan pemikiran dan mengesekusikan ide bisnisnya secara langsung, karena mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya Stiami Tangerang, yang proaktif dalam mendukung kegiatan mahasiswa untuk menjadi enterpreneur.

“Saya bisa lulus, tanpa skripsi bisa dibilang salah satu kebetulan tapi juga doa ibu saya kali ya, karena, waktu itu ikut salah satu kegiatan kampus bertemu dengan dekan dan kaprodi, kebetulan mereka notice tugas akhir saya ini basednya dari bisnis yang saya tampilkan di event tersebut, jadi sebelum sidang skripsi saya diminta untuk merevisi isi menjadi laporan usaha dan dokumentasi lainnya”. Bebernya

Meski dalam menjalankan bisnisnya tidak selalu berjalan lancar, ia tetap berusaha untuk mencari solusi dan langkah tepat untuk bisa menyelesaikan masalah dalam bisnis miliknya, selama perkuliahan pun ia dikenal sebagai sosok inspiratif, aktif, dan banyak ide dan karya. Salah satunya saat menjadi Duta pendidikan 2021 lalu, dan menjadi Guru Bestari 2024.

Kesempatan ini, untuk ia menjalankan bisnisnya dan juga dapat berprestasi karena saat lulus sekolah SMA 2020 dan ia berkesempatan berkuliah di Institut STIAMI Tangerang, dan dari situ ia bertekad untuk bisa menyelesaikan perkuliahan dengan baik, dan menjadi mahasiswa lulusan terbaik.

Namun tentu setiap proses yang dijalani, tidak begitu mulus dan sesuai harapan, ia sangat senang diperkuliahan didukung oleh berbagai pihak. Sehingga ia dapat belajar dan menyelesaikan dengan tuntas disetiap proses perkuliahan.

“Bersyukur sekali, dapat lulus tanpa skripsi, diberikan kepercayaan bisa bertemu dan mewakili kampus di berbagai event nasional, mungkin jika saya tidak berkuliah disini, ceritanya akan berbeda. mimpi saya lulus cepat ini terealisasikan, dengan tanpa skripsi ini,”. Jelasnya.

Kini harapannya, ia bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang  Pascasarjanan (S2), dan menjadi dosen khususnya menjadi dosen bisnis, dan aktif menjalankan bisnis. Untuk membuka peluang usaha, membangun UMKM dan membuka peluang tenaga kerja, disekitar,.

“harapan saya, satu dua tahun kedepan. Saya ingin sekali kuliah S2 nanti, mungkin menjadi dosen dan menjalankan bisnis, membagikan informasi positif disosial media, baik cerita ataupun informasi penting lainnya. Saat ini, juga saya masih aktif mencari beasiswa S2 sambil menjalankan bisnis, semoga bisa berproses dan bertahan dengan kompetitor yang ada disekeliling saya ini, khususnya di dunia camilan,” tuturnya

Alif juga mengajak anak muda, untuk berani memulai, berani menciptakan dan berani untuk memiliki mimpi, karena setidaknya dengan memiliki mimpi dihidupnya, bisa menjadi alasan untuk tetap semangat, dalam mencapai tujuan, dan memiliki ribuan alasan untuk menciptakan kebaruan (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *