DEPOK,JABAR,Klikinews.com – Pada puncak acara 1000x Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh Marvin Foundation pada Selasa (25/02/2025) di Auditorium R. Soeria Atmadja, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Indonesia.
Ajang kompetisi inovasi terbesar bagi mahasiswa Indonesia ini melibatkan 200 perguruan tinggi seluruh Indonesia, dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan ide-ide cemerlang dalam menghadapi tantangan strategis bangsa.
Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif/Bekraf Cecep Rukendi, turut hadir mengungkapkan, untuk memberikan dukungan penuh, mengapresiasi, serta memotivasi para inovator muda Indonesia.
“Pentingnya inovasi dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi digital di Indonesia. Ekonomi kreatif itu diseluruh dunia tumbuh besar, karena ekonomi dunia ini bertransformasi dari pertanian ke industry, ke informasi dan kreatif ekonomi, yang dulunya berbasis dumber daya alam berubah menjadi berbasis sumber daya manusia,” ungkap Cecep Rukendi saat di konfirmasi media klik inews.com, Selasa (25/02/2025) di Kampus Universitas Indonesia Depok, Jawa Barat.

Lebih lanjut kata Cecep Rukendi, saat ini di Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif, dalam mengembangkan ekonomi kreatif ini tumbuh meningkat. Kemudian ekspor jasa produk dan jasa kreatif meningkat ke luar negeri,kemudian intestasi ekonomi kreatif dan empat menciptakan lapangan kerja di lapangan pekerja ekonimi kreatif.
“Maka dari itu,kita kolaborasi dengan akademisi di perguruan tinggi seluruh indonesia,kampupun merepon,pentingnya ekonomi kreatif ini,yang mendirikan Program Studi (Prodi), seperti saat ini di Universitas Indonesia Depok pun sudah punya D4 dan S2 bidang industry kreatif, demikian di perguruan tinggi lainnya,” jelas Cecep.
Ketua Umum ILUNI Universitas Indonesia Depok, Didit Ratam mengatakan, animo dari ratusan tim yang berpartisipasi akhirnya menghasilkan sebelas tim terbaik untuk melangkah ke babak final setelah melalui proses seleksi yang ketat. Pada acara Grand Final mereka akan mempresentasikan solusi inovatif di hadapan panel juri yang terdiri dari para pakar industri, akademisi, dan pemimpin bisnis.
“Tidak hanya bersaing untuk meraih gelar juara, para finalis juga berkesempatan mendapatkan mentorship, akses ke jaringan investor, serta peluang mengembangkan inovasi lebih lanjut,” jelas Didit
Selain kompetisi utama, Grand Final ini menghadirkan berbagai rangkaian acara inspiratif yaitu Mini Talkshow & Seminar Inovasi, Pitching Competition,serta Innovation Expo & Bazaar yang memperlihatkan berbagai inovasi mahasiswa. Peserta dan pengunjung juga akan mendapatkan e-certificate, networking session, serta kesempatan memenangkan doorprize menarik.
1000x Innovation Challenge diselenggarakan oleh Marvin Foundation, The Habibie Center, dan ILUNI UI, dengan dukungan penuh dari FEB UI, Science Technopark UI, dan DSX Venture. Kolaborasi ini membuktikan bahwa inovasi tidak hanya lahir dari ide, tetapi juga dari ekosistem yang mendukung para inovator untuk berkembang dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
Apresiasi terhadap inisiatif ini disampaikan oleh, “1000x Innovation Challenge merupakan bukti nyata bahwa komunitas akademik dan alumni dapat berperan aktif dalam menciptakan solusi bagi tantangan nyata di masyarakat.
“Sebagai alumni UI, kami bangga menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung inovasi serta mendorong mahasiswa untuk berpikir besar dan berani mengeksekusi ide-ide kreatif mereka,” bebernya
Sementara itu, Kurniawan Santoso, penggagas 1000x Innovation Challenge, menegaskan, “Hari ini adalah momentum penting untuk merayakan semangat inovasi anak bangsa. Ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sebuah gerakan yang mendorong mahasiswa untuk menjadi problem solver dan mampu memberikan solusi nyata bagi masa depan Indonesia.”
“Dengan atmosfer yang penuh semangat dan inspirasi, Grand Final 1000x Innovation Challenge 2025 menjadi bukti bahwa inovasi adalah kunci untuk membawa Indonesia melangkah lebih jauh di kancah global,” tuturnya (red).