Desk Ketenagakerjaan Polri Wujudkan Perlindungan Hukum dan Akses Kerja Bagi Buruh

JAKARTA,Klikinews.com – Dalam rangka memperkuat perlindungan hukum di sektor ketenagakerjaan serta memperluas akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat, Polri telah membentuk dan mengembangkan Desk Ketenagakerjaan secara nasional. Sejak diresmikan pada 20 Januari 2025, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menunjukkan capaian signifikan dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan tenaga kerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyampaikan, Adapun capaian Kinerja Desk Ketenagakerjaan Polri: Pembentukan Desk Ketenagakerjaan secara Nasional.

“Desk Ketenagakerjaan Polri telah dibentuk di tingkat Mabes Polri dan seluruh Polda Jajaran guna menerima pelaporan serta pengaduan terkait permasalahan ketenagakerjaan. Desk ini juga menjadi wadah kolaborasi antara Polri dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyelesaian isu ketenagakerjaan secara efektif,”kata Andi Gani Nena Wea kepada media, Selasa (29/07/2025) di Jakarta.

Adapun penguatan Kapasitas dan Layanan Pengaduan, Guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, Polri telah menyediakan hotline pengaduan di Mabes dan seluruh Polda jajaran. Selain itu, sebanyak 2.807 personel Polri telah mendapatkan pelatihan dan peningkatan kemampuan di bidang penyelidikan dan penyidikan ketenagakerjaan dalam 7 bulan terakhir.

“Selama periode Januari hingga Juni 2025, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menerima dan menangani 34 laporan pengaduan, dengan rincian sebagai berikut: Kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Pesangon: 20 perkara,  Sengketa Upa  6 perkara, Pemberangusan Serikat Pekerja 3 perkara, Lain-lain 5 perkara,” jelasnya

Selain itu, kolaborasi Penempatan Kerja Baru bagi Korban PHK.  Dalam kerja sama strategis Bersama KSPSI, Polri berhasil memberangkatkan 700 buruh korban PHK untuk bekerja kembali di perusahaan baru, yakni PT. Tah Sung Hung (Brebes) dan PT. Indonesia Dreamers Sports (Cirebon) pada 12 Juni 2025. Prosesi pemberangkatan dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri dan dilepas langsung oleh Kapolri dan Pemberangkatan Massal Tahap Kedua: 1.575 Tenaga Kerja.

“Saat  ini, Desk Ketenagakerjaan Polri kembali memfasilitasi penempatan kerja baru bagi 1.575 tenaga kerja, terdiri dari korban PHK dan angkatan kerja baru. Seremoni pemberangkatan kembali dilakukan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri oleh Kapolri, dengan penempatan ke 4 perusahaan berikut: PT. Long Rich Indonesia (Cirebon), PT. Indonesia Dreamers Sports (Cirebon), PT. Gold Emperor Indonesia (Brebes),dan PT. Tah Sung Hung (Brebes).

“Terima kasih sebesar besarnya kepada KAPOLRI dan Desk Tenaga Kerja karna telah memberikan harapan baru bagi kami pekerja yang terdampak PHK, Ibu Patra Ayu Pangestu dan Letty Safitri mewakili para buruh yang kembali diterima kerja, dan para stakeholder yang memungkin 1500 an pekerja yang diberangkatkan hari ini sebagai pekerja tetap dan nantinya 70 an ribu buruh akan terserap di industri di negara kesatuan Republik Indonesia ini,”ungkapnya

Kapolri mengatakan, ” Terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia , jajaran kepolisian, Stakeholder perusahaan , Presiden KSPI  dan para buruh yang terus semangat menjalani.

Ekonomi global harus menjaga iklim investasi baru yang akan mendorong lapangan lapangan pekerjaan yang baru. Dan saya yakin buruh Indonesia adalah asset perusahaan dan mampu berdaya saing secara international sekalipun.” Rencana Kerja Desk Ketenagakerjaan Polri ke Depan:

  1. Peningkatan Kolaborasi Lintas Sektor

Polri akan terus memperluas kerja sama dengan stakeholder di bidang ketenagakerjaan guna menciptakan lapangan kerja bagi korban PHK dan angkatan kerja baru.

  1. Penguatan Kapasitas Personel

Pelatihan dan peningkatan profesionalisme personel Desk Ketenagakerjaan akan terus dilakukan secara berkala agar dapat memberikan layanan hukum dan pengawasan ketenagakerjaan secara optimal.

  1. Koordinasi Rutin Nasional

“Desk Ketenagakerjaan Polri akan melaksanakan rapat koordinasi bulanan antara Bareskrim Polri dan seluruh Polda jajaran, guna memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan tugas” tutup beliau sebelum seremonial pelepasan para buruh ke tempat kerja yang baru ,” tutupnya (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *