Peringati Hari Anak Nasional,RS Siloam Sentosa Bekasi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Tambah Fasilitas ICU Khusus Anak

KOTA BEKASI,Klikinews.com –  Momentum peringatan Hari Anak Nasional 2025, Siloam Hospitals Group melalui Rumah Sakit (RS) Siloam Sentosa yang terletak di Bekasi, Jawa Barat, terus berkomitmen memberikan pelayanan berkualitas kepada pasien dengan menambah fasilitas unit perawatan intensif khusus anak-anak atau Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

Fasilitas PICU terbaru ini memungkinkan pendampingan orang tua selama masa perawatan, serta dilengkapi dengan peralatan medis sesuai dengan standar perawatan intensif anak. “Seorang pasien anak berusia 12 tahun yang tengah menjalani perawatan intensif akibat typhoid fever di RS Siloam Sentosa Bekasi menjadi salah satu pasien pertama yang merasakan manfaat dari fasilitas PICU terbaru yang disediakan RS Siloam Sentosa,” ungkap  Direktur RS Siloam Sentosa Bekasi dr.Kristianus kepada media klikinews.com, Rabu (23/7/2025).

Lebih lanjut kata dr. Kristianus, Kbahwa penambahan fasilitas PICU untuk memastikan pasien anak-anak mendapatkan pelayanan terbaik.  ICU bukan hanya tentang teknologi dan tindakan medis, “Tetapi juga ruang pengambilan keputusan penting yang menyangkut keselamatan dan harapan hidup. Karena itu, kami terus memperkuat aspek medis dan komunikasi dalam setiap layanan.” Jelasnya,

RS Siloam Sentosa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan ICU melalui penguatan protokol terapi, pelatihan berkelanjutan, sistem rujukan yang responsif, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.

“Rumah sakit juga memastikan bahwa seluruh pasien, baik dengan pembiayaan mandiri maupun melalui jaminan sosial, mendapatkan layanan ICU sesuai standar profesional dan etika medis,” ujar dr.Kristianus,

Dokter Spesialis Anestesi dan Konsultan Subspesialis Terapi Intensif sekaligus penanggung jawab layanan medis ICU RS Siloam Sentosa dr. Adrian Hartomuljono, SpAn-TI, Subsp. TI (K) menyampaikan, bahwa penambahan ruang PICU merupakan bentuk komitmen RS Siloam Sentosa dalam memberikan pelayanan kesehatan yang ramah terhadap anak-anak.

“Fasilitas ini sekaligus mencerminkan komitmen RS Siloam Sentosa Bekasi dalam menyediakan layanan ICU yang aman, manusiawi, dan profesional bagi seluruh pasien, ungkap dr. Adrian Hartomuljono, SpAn-TI, Subsp. TI (K).

Selain itu, momentum peringatan Hari Anak Nasional 2025 turut dimanfaatkan rumah sakit untuk berbagi kenang-kenangan kepada pasien anak, baik pasien rawat jalan, rawat inap, maupun yang dirawat di ICU, sebagai bentuk perhatian dan dukungan selama masa penyembuhan. Momen ini menjadi kesempatan bagi tim medis untuk menunjukkan kepedulian tidak hanya secara klinis, tetapi juga secara emosional terhadap pasien-pasien muda mereka.

“Sebagai rumah sakit rujukan lokal, sebagian besar pasien ICU kami datang dalam kondisi yang sangat kritis, mulai dari syok sepsis, stroke, gangguan pernapasan, hingga kegawatdaruratan obstetri dan penyakit kronis dekompensasi. Kehadiran Pediatric ICU ini memperluas cakupan layanan kami, khususnya bagi kelompok usia anak,” ujar dr. Adrian,

RS Siloam Sentosa Bekasi memiliki berbagai fasilitas dan layanan medis. Layanan radiologi (Digital X-Ray dan CT Scan), spesialisasi tulang, otak dan saraf, gawat darurat, kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, bedah umum, anak (pedriatik), gigi dan mulut, paru, urologi, bedah saraf, dan spesialisasi lainnya. Kemudian layanan diagnostik seperti 3D Ultrasonografi, Elektrokardiogram (EKG), dan lainnya. RS Siloam Sentosa juga dilengkapi dengan 100 tempat tidur yang terdiri atas ICU, NICU, PICU, ruang perinatologi, rawat inap, ruang isolasi, dan ruang persalinan serta pelayanan gawat darurat 24 jam. Selain itu, RS Siloam Sentosa memiliki layanan unggulan seperti one stop service untuk perawatan ibu dan bayi.

“Dengan keahlian dalam manajemen pasien kritis dan dukungan teknologi seperti ventilator serta alat pemantauan canggih, dr. Adrian menekankan pentingnya kolaborasi tim dan pendekatan berpusat pada pasien. Tim ICU RS Siloam Sentosa terdiri dari tenaga medis multidisiplin yang mencakup dokter umum, dokter spesialis, perawat ICU terlatih, serta tenaga farmasi dan gizi, yang bekerja secara terpadu,” tutup dr.Adrian (red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *