Kisruh PSSI Tahan Anggaran, Sepak Bola Kota Bekasi Tersendat Untuk Liga 4 Dan Piala Suratin

KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Masa depan sepak bola di Kota Bekasi sedikit tersendat. Meski Pemerintah Kota telah menyiapkan anggaran hampir Rp1 miliar untuk mendukung pembinaan dan kompetisi, pencairan dana itu belum bisa dilakukan akibat persoalan di organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Bekasi.

Walikota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan, bahwa kendala muncul karena Ketua PSSI Kota Bekasi saat ini masih menghadapi proses hukum. Kondisi ini membuat penyaluran anggaran tidak dapat dilakukan langsung ke organisasi, sebagaimana aturan yang berlaku.

“Duitnya ada, anggarannya kita siapkan setiap tahun. Tapi kan ini harus disalurkan ke organisasi, sementara ketuanya sedang bermasalah. Jadi harus dicari mekanisme yang tepat dulu,” ujar Tri kepada wartawan usai rapat paripurna DPRD Kota Bekasi, Selasa (2/9/2025).

Situasi tersebut berdampak pada berbagai agenda sepak bola, termasuk Liga 4 dan Piala Suratin yang menjadi ajang penting bagi pemain muda. “Ini kan bukan hanya soal Liga 4, tapi juga Suratin dan program pembinaan lain. Makanya harus segera ada kepastian,” lanjutnya.

Tri menyebut, pemerintah daerah bersama Asprov PSSI Jawa Barat tengah mencari jalan keluar. Salah satu opsi yang dibahas adalah penunjukan pelaksana tugas (Plt) kepengurusan agar roda organisasi tetap berjalan.

“Kalau memungkinkan, dibuatkan Plt supaya tanggung jawab organisasi tetap ada dan program tidak terganggu. Pemerintah Kota siap mendukung penuh, tinggal menunggu langkah dari PSSI,” jelas Tri.

Menurut Tri, dukungan anggaran hampir Rp1 miliar yang disiapkan setiap tahun merupakan bentuk komitmen Pemkot Bekasi dalam memajukan olahraga, khususnya sepak bola. Ia berharap kisruh kepengurusan segera tuntas agar perhatian bisa kembali difokuskan ke lapangan.

“Bekasi ini punya banyak talenta muda. Sayang kalau mereka terhambat hanya karena masalah organisasi. Kita ingin sepak bola tetap berjalan, pembinaan tetap jalan,” ucapnya.

Hingga kini, berbagai pihak menanti kepastian dari PSSI agar kompetisi lokal, termasuk Liga 4 dan Piala Suratin, dapat digelar sesuai jadwal. Pemkot menegaskan, dukungan finansial dan fasilitas sudah disiapkan, tinggal menunggu stabilitas organisasi untuk bisa mengeksekusinya. Dengan dukungan anggaran yang ada, dan semangat pemain muda yang terus berlatih, publik berharap sepak bola Kota Patriot tetap bisa bersinar meski sempat terganggu urusan internal (red/ani).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *