KOTA BEKASI, JABAR,Klikinews.com – Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, RS Umum Siloam Sentosa Bekas menyelenggarakan kegiatan berbuka puasa bersama yang dirangkaikan dengan sosialisasi penanganan kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja di kantor Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, pada Selasa ( 3/3/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh Kader Kelurahan, Ketua RW, Kader Posyandu, Kader PKK, Supir Ambulan RW, Karang taruna serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat, dan rekanan media Bekasi,
Acara menghadirkan narasumber dari pihak Kepolisian, Jasa Raharja, serta BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prosedur pelaporan kecelakaan serta manfaat jaminan yang dapat diperoleh korban.


Lurah Duren Jaya,Yahya Rachmansyah Lubis menyampaikan, apresiasi atas inisiatif RS Siloam Sentosa Bekasi yang berada di wilayah Duren Jaya, telah menghadirkan kegiatan edukatif sekaligus mempererat silaturahmi di bulan Ramadan.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini dari RS Siloam Sentosa, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat kami di Duren Jaya. Edukasi mengenai prosedur pelaporan kecelakaan dan jaminan perlindungan sangat penting agar warga tidak kebingungan saat menghadapi musibah,” Ujar Yahya Rachmansyah Lubis saat di konfirmasi media klikinews.com
Lebih lanjut kata Yahya, Peran kader, RW, Posyandu, PKK dan PSM sangat strategis dalam menyampaikan informasi ini secara langsung kepada masyarakat,” saya berharap sinergi antara fasilitas kesehatan, instansi pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terlindungi,” jelas Yahya,
Sosialisasi Kecelakaan Lalu Lintas

Pihak Kepolisian menjelaskan pentingnya segera membuat laporan resmi apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, karena laporan kepolisian merupakan dokumen utama dalam proses klaim jaminan.
Syarat Pengurusan Laporan Kepolisian: Identitas korban (KTP/SIM), Identitas kendaraan (STNK) dan Kendaraan yang terlibat kronologis kejadian, Surat keterangan dari fasilitas kesehatan/rumah sakit, dan data saksi (apabila ada).
Ditempat yang sama, disampaikan Penanggung Jawab Klaim Jasa Raharja Bekasi, Gita Marlina bahwa korban kecelakaan lalu lintas berhak memperoleh santunan biaya perawatan sesuai ketentuan, santunan cacat tetap, hingga santunan meninggal dunia, selama kejadian tercatat secara resmi.![]()
“Dalam sosialisasi ini, Jasa Raharja menjamin santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai PMK No. 15 & 16 Tahun 2017: santunan meninggal dunia/cacat tetap maksimal Rp50 juta, biaya perawatan RS maksimal Rp20 juta, serta tambahan biaya ambulans Rp500 ribu dan P3K Rp1 juta. Santunan ini berlaku bagi korban yang sah,” ungkap Gita Marlina,
Adapun Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan memaparkan, bahwa pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, termasuk dalam perjalanan berangkat dan pulang kerja melalui rute yang wajar, berhak atas perlindungan jaminan sosial.
Manfaat yang dapat diperoleh antara lain : Biaya perawatan dan pengobatan sesuai indikasi medis, Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB), Santunan cacat sebagian atau total tetap, Santunan kematian akibat kecelakaan kerja, Program rehabilitasi dan pendampingan kembali bekerja (return to work), Komitmen Bersama
Selanjutnya, Direktur RS Siloam Sentosa Bekasi, dr. Kristianus Cahyono juga menyampaikan, RS Siloam Sentosa Bekasi ingin masyarakat merasa tenang karena tahu bahwa ketika musibah terjadi, ada sistem yang melindungi dan ada pelayanan kesehatan yang siap membantu. “Melalui kader dan perangkat wilayah, kami berharap informasi ini menjangkau lebih banyak warga sehingga tidak ada yang merasa sendirian saat menghadapi situasi darurat.” Papar dr.Kristianus,![]()
Sebagai bentuk komitmen tersebut, RS Siloam Sentosa telah menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) serta Pusat Layanan Kecelakaan Lalu Lintas sejak tahun 2017, yang didukung oleh fasilitas IGD 24 jam, serta tenaga medis profesional termasuk Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi dan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik. Selain itu, rumah sakit juga memiliki ruang perawatan yang berada di area gedung baru dengan fasilitas yang nyaman dan modern.
“Untuk kasus tertentu, tersedia tindakan operasi dengan teknik minimal invasif (sayatan minimal) yang memungkinkan proses penyembuhan lebih cepat, nyeri lebih minimal, serta masa rawat inap yang lebih singkat, sesuai indikasi medis,” tuturnya,
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana penuh kehangatan, mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan serta perlindungan masyarakat Kelurahan Duren Jaya (red).
Penulis : Ai
Editor : Aisyahra Mulyawati