KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com — Rumah Sakit Primaya Hospital Bekasi Timur menjadi rumah sakit terdekat dengan tempat kejadian peristiwa (TKP) tragedi kecelakaan maut kreta Api Agro Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin malam ( 27/4/2026).
Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur dr.Meizar Rizaldi mengatkan, Rumah Sakit Primaya Hospital Bekasi Timur menerima 10 pasien korban kecelakaan kreta api agro bromo dan KRL di Bekasi timur. Sementara untuk pasien sebagian sudah bisa pulang. Atas nama managemen Primya Hospital Bekasi Timur mengucapkan turut berduka atas musibah kecelakaan Kereta Api Senin malam.
“kami di rumah sakit ini tentu saja mengikuti prosedur yang berlaku, segala bentuk administrasi. Intinya rumah sakit Primaya Hospital selalu support untuk pelayanan kepada korban musiban kecekalaan kereta api di Bekasi Timur, yang bekerjasama juga dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi. Dan kami harapkan pasien yang di rawat dapat tertangani dengan baik dan pasien segera sembuh, “ungkap dr.Meizar Rizaldi saat di konfirmasi media klikinews.com, Selasa (28/4/2026).

Lebih lanjut kata dr.Meizar Rizaldi menyatakan, tim medis PHBT terus melakukan observasi mendalam terhadap pasien korban kecelakaan rawat inap. Seluruh pasien tersebut mengalami berbagai tingkat cedera, mulai dari trauma kepala ringan, trauma perut, hingga patah tulang kaki akibat benturan keras saat insiden terjadi. “ Pihak rumah sakit berkomitmen penuh memberikan layanan terbaik guna memastikan seluruh korban segera pulih,”
Segenap para tim medis terus melakukan observasi dan koordinasi dengan dokter agar penanganan lebih optimal. “Setiap saat dokter akan melakukan kunjungan untuk memeriksa kondisi pasien secara berkala untuk pasien tersebut,”tutup dr.Meizar (red ).
oleh : Ai
Editor : Aisyahra Mulyawati