Dampak Kenaikan Dollar AS,Pengusaha Yang Tergabung Di APINDO Kota Bekasi Teriak

KOTA BEKASI, KlikInews.com – Dampak kenaikan kurs Dollar AS dan melemahnya rupiah dirasakan di Indonesia, khusunya bagi para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)Kota Bekasi teriak. Salah satu dampaknya ialah pada sektor industri yang masih mengandalkan bahan baku impor.

Ketua APINDO Kota Bekasi,Farid Elhakamy mengatakan mulai mengeluhkan hal tersebut, Pasalnya, hingga kini nilai tukar rupiah mencetak rekor terendah dengan ditutup di level Rp 17.667 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan.

“Saat ini dampak melemahnya Nilai Kurs Rupiah terhadap Dollar AS mulai terasa dampaknya terhadap industri di Kota Bekasi, terutama terkait bahan baku.  Bagi perusahaan dengan bahan baku import, mulai mengeluhkan kenaikan harga bahan baku terhadap produknya,” ucap Farid Elhakamy saat dikonfirmasi klikinews.com

DIa menyatakan, adapun opsional yang dilakukan oleh para pelaku usaha, adalah mereka mencoba menaikkan harga jual secara penjualan. “karena secara dampak yang mulai terasa, dikarenakan mungkin ada customernya yang bisa memahami dan ada juga yang tidak bisa memahami,” sambungnya.

Farid menyebut, bahwa dampak naiknya kura Dollar AS sendiri para pelaku usaha sudah mulai putar otak, dalam  mengurangi volume di Purchase Order (PO) dan ada juga yang beralih ke kompetitor. “Meskipun proses efisiensi sendiri juga suda dilakukan secara maksimal. Tetapi mengenai kenaikan harga bahan baku ini  mulai terasa sekarang, terutama produk otomatis yang kebanyakan bahan bakun,” tuturnya (red/mam).

 

 

Jurnalis : Slamet

Editor   : Aisyahra Mulyawati

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *