KARAWANG,JABAR,Klikinews.com – Melalui pelaksanaan pelatihan membatik Inklusif bagi perempuan disabilitas, PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field terus berkomitmen mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi terus diwujudkan. Pelatihan yang bekerja sama dengan Yayasan Kreasi Tuli Indonesia berlangsung pada 27–28 April 2026 di Taman Cimanuk, Adiarsa Barat, Karawang, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan vokasi. Pelatihan diikuti oleh 40 perempuan disabilitas dari Karawang dan sekitarnya.
“Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan keterampilan produktif yang berpotensi menjadi peluang usaha berkelanjutan,”ujar Pembina Yayasan Kreasi Tuli Indonesia,Inaraya kepada media, Jumat (29/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh pendampingan langsung dari Inaraya dan Akeyla, fashion desainer Indonesia sekaligus pembina Yayasan Kreasi Tuli Indonesia. Materi pelatihan meliputi teknik dasar membatik, pengembangan motif kreatif, hingga pemanfaatan hasil karya batik sebagai produk bernilai ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri.
“akses terhadap pelatihan dan pengembangan keterampilan menjadi faktor penting dalam membuka peluang yang lebih luas bagi perempuan disabilitas untuk berkembang dan mandiri,” jelasnya,
Menurut Inaraya Menmembatik tidak hanya menjadi media ekspresi kreativitas, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan rasa percaya diri serta kemandirian peserta.

“Melalui pelatihan ini kami ingin membuka ruang agar perempuan disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan membangun kemandirian ekonomi melalui keterampilan yang dimiliki. Kami sangat berharap program ini dapat melahirkan lebih banyak pengrajin batik disabilitas yang kreatif, produktif, dan memiliki daya saing sehingga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya
Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7,Wazirul Luthfi, menegaskan, bahwa program pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi. Menurutnya, pengembangan kapasitas melalui pelatihan vokasi merupakan salah satu langkah konkret untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi.
“Pertamina EP terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami percaya pemberdayaan melalui keterampilan vokasi dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat kepercayaan diri dan kemandirian peserta,” tutur Wazirul Lutfi ( red).
Editor : Aisyahra Mulyawati