BANDUNG, KLIK Inews – Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung melakukan kolaborasi dengan Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Barat, bertujuan dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten melalui pelaksanaan pelatihan, sertifikasi dan penempatan calon peserta pemagangan diperusahaan yang ada di Jawa Barat.
Disampaikan Plt.Kepala BBPLK Bandung, Haryono SE, sesuai dengan arahan Menteri Ketenagakerjaan Ibu Ida Fauziah yang memiliki program 9 lompatan besar yang salah satunya adalah transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimana para ASN dan jajaran BBPLK Bandung dituntut untuk melihat potensi lokal dalam mengembangkan kemitraan dengan Industri dan perusahaan Swasta,
“maka dari itu, BBPLK Bandung dalam melaksanakan tugasnya harus sesuai kebutuhan industri di wilayah Jawa Barat. Kami selalu terbuka untuk industry, dan kami sadar apa yang kami lakukan itu adalah bagian dari menyiapkan Sumber daya Manusia (SDM) yang kompeten,” ungkap Haryono, SE, Kamis (09/02/22).
Lebih lanjut kata Haryono, akan menjadi sesuatu yang sia-sia kalau nantinya SDM yang kompeten sudah dilatih di BBPLK Bandung menjadi pengangguran. Pihak BBPLK berharap, ada dukungan dan singergritas dengan Industry.
“apa yang dikerjakan, kami pun bekerja bisa fleksible, bisa berkolaborasi dalam hal penyiapan mutu dari SDM yang kompeten, dan Kami terbuka untuk soal pengajaran dan pelatihan kepada Kadin,” jelas Haryono,
BBPLK Bandung sudah memiliki beberepa kejuruan dibidang tertentu yaitu : Tehnik Otomotif, Tehnik Manufaktur, Tehnik Refregerasi, dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Dalam pertemuan ini, mungkin industry Kadin bisa melihat kekurangan di BBPLK,
“dan kami siap menerima masukan saran dan kritiknya. mungkin Kadin Jabar bisa mengisi ilmu , apa yang tidak dimiliki materi oleh BBPLK Bandung. Kami berharap apa yang kami lalukan dari kerjasama ini dengan Kadin bisa bermanfaat oleh dunia industry.
Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara menyampaikan terima kasih dalam kesempatan ini kedua belah pihak melakukan kerjasama dengan Ditjen Binalavotas Kementrian Ketenagakerjaan RI akan tercipta Link And Match dengan BBPLK Bandung ,sehingga dapat menciptakan SDM unggul, tangguh dan SIAPKerja, khususnya di Jawa Barat.
“suatu kehormatan saya bisa diundang oleh BBPLK Bandung, Kadin ini lahir dengan Undang – Undang 1987, tugasnya berat namun mulia menangani dibidang perdagangan , Perindustrian dan Jasa. Untuk tugas utama Kadin bagaimana menciptakan para Pengusaha dan Investorkan siapun yang bisa berusaha untuk mengembangkan usaha ketika masuk ke Jawa Barat,” jelas Cucu Sutara,
Dengan kerjasama yang sudah tercipta ini, bagaimana menciptakan SDM yang tumbuh seperti kata Presiden RI Ir. Jokowi Dodo sudah mencanangkan tahun 2045 itu adalah SDM tumbuh.
“sehinggga saat ini perlu kita sinergi dan kolaborasi, karena kami sebagai mira kerja pemerintah yang menaungi pengusaha, baik itu didalam Asosiasi perusahaan maupun secara perusahaan mandiri harus terus bergerak produktiv setiap hari,” tuturnya.
Dalam akhir sambutannya, Cucu memaparkan, saat ini anggota Kadin Jabar Total ada 54 , mulai dari asosisiasi Engenering, Asosiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran, jasa Kontruksi, Ritel, dan asososiasi Otomotif hampir semua ada di Kadin.
“artinya kami punya taggung jawab, bagaimana mereka berusaha dengan baik, produktivitas semakin tinggi . Maka dari itu saya sampaikan kepada Mentri dan Kepala Dinas Tenaga Kerja yang ada di wilayah Jabar. Bagi pengusaha, upah dari Pasar berapapun , yang terpenting ada relasi dan produktivitas,” bebernya,
Sekarang gajih besarpun buat apa, karena perusahaan punya kewajiban menggajih Karyawan itu pendapatannnya dari omset. Dari situlah Kadin dan jajaran berfikir, bagiaman sekarang bisa bersinergi antara dunia usaha , industry dan pemerintahan,
“sebagai salah satunya seperti Plt.BBPLK Bandung, bapak Haryono memiliki tanggung jawab besar mendidik SDM yang tumbuh. Sesuai dengan Pancasila kita, menciptakan kesejahteraan yang berkeadilan. Tentunyanya kita melatih SDM dari Skill, ini yang juga saya sampaikan kepada pak Haryono untuk merubah Mindsite, para ASN karena jabatan ada masanya akan berakhir, maka dari itu ilmunya harus bisa bermanfaat oleh masyarakat, “ bebernya (asm).