JAWA TENGAH, KLIK Inews.com – Pada kesempatan ini tim Data dan Informasi (Datin) Direktorat Bina Intala, Kementerian Ketenagakerjaan dapat berdiskusi dengan seluruh Instruktur UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Purbalingga pada tanggal 3 – 4 Juli 2023 ,bertempat di Gedung BLK Purbalingga. Jalan Kopral Tanwir, Brubahan, Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah.
Diskusi ini dihadiri oleh seluruh Instruktur UPTD BLK Purbalinga yang terdiri dari 6 orang Instruktur ASN PNS dari Kejuruan Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK), Teknik Las, dan Teknik Otomotif. Dan dihadiri juga oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Purbalingga Tukimin, Kepala BLK Purbalingga Artika Rachman.
“diskusi kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan sebagai bahan pengembangan Sistem Informasi Instruktur dan Tenaga Pelatihan (SINTALA), tentunya agar dapat memenuhi kebutuhan Instruktur dan Tenaga Pelatihan dan para pemangku kepentingan (Stakeholders) terkait,” kata Tim Data Informasi Intala Kemnaker, Adistya Chairani saat di konfirmasi klikinews, Kamis (06/07/23).
![]()
Dalam kesempatan yang baik ini juga kata Adis, Direktorat Bina Intala turut serta dalam menyampaikan kebijakan melalui 9 lompatan besar dari Menteri Ketenagakerjaan ibu Ida Fauziyah kepada BLK Purbalingga yaitu; berorientasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan,
“Dalam diskusi dengan para Instruktur ini, mereka dengan semangat telah memberikan masukan-masukan untuk pengembangan SINTALA, sehingga dapat memberikan layanan yang terbaik nantinya kepada masyarakat,”ujar Adis. ![]()
Ditempat yang sama, Sekretaris Disnaker Kabupaten Purbalingga,Tukimin menyampaikan, tentunya fenomena diskusi ini bisa menjadi peluang, “bahkan mulai sekarang salah satunya menyiapkan SDM Instruktur kompeten yang adaptif untuk mentransfer ilmunya kepada calon-calon SDM peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di BLK Purbalingga kepada masyarakay Purbalingga yang akan masuk ke pasar kerja,” ujar Tukimin (red/sam).