Perkuat Motivasi Praktisi Dan Akademisi ASEAN, LSPR Akan Gelar The 5th LSPR ICCB Di Bali

JAKARTA, KLIK Inews.com – President of ASEAN Public Relations Network Prita Kemal Gani mengungkapkan, sekarang berada di era ASEAN 2023 menyaksikan 4 era transformasi Public Relations. Pada saat saya menjadi Praktisi PR masih menjalankan tugas Perhumasan secara tradisional seperti membawakan press release dan foto ke kantor, yaitu PR 1.0.

“Kemudian semuanya berubah menjadi PR 2.0, lahirnya PR Online, dimana semua bisa dilakukan melalui digital atau online. Kemudian menuju PR 3.0, era media social, sekarang adalah waktunya PR 4.0, era AI dan Big Data, artinya semua PR harus siap dengan semua data dan informasi secara akurat,” ungkap Prita Kemal Gani, Rabu (05/07/2023).

Lebih lanjut kata Founder & CEO LSPR Communication and Business Institute,Prita Kemal Gani, bahwa ASEAN Public Relations Network (APRN) merupakan organisasi yang berfungsi sebagai platform untuk memfasilitasi konektivitas antara para pemimpin PR, praktisi PR, pendidik PR, lembaga PR di kawasan ASEAN yang  didirikan pada  bulan  Juni 2014.

“APRN telah memperoleh pengakuan globalnya ketika menjadi anggota Global Alliance for Public Relations and Communication Management konfederasi asosiasi dan institusi manajemen PR dan komunikasi utama di dunia, yang mewakili  320.000 praktisi dan akademisi di seluruh dunia,”jelasnya.

APRN juga telah meluncurkan Kantor Regional Global Alliance for Asia Pacific di ASEAN PR Network Secretariat Office yang berlokasi di LSPR Institute of Communication and Business, Jakarta, Indonesia pada tahun 2019.

Tahun ini, LSPR menggelar The 5th LSPR International Conference on Communication and Business (ICCB) dengan tema ‘Strengthening ASEAN’s Leadership in Sustainable Business and Advanced Communication’. Konferensi ini akan diadakan pada tanggal 28-29 September 2023 di The Trans Resort Bali, diikuti oleh praktisi, peneliti, maupun mahasiswa.

“Tujuan diselenggarakannya ICCB adalah untuk memotivasi para akademisi dan praktisi, khususnya di ASEAN, untuk memperkuat kepemimpinan di tingkat dunia. ASEAN sebagai entitas regional perlu mendapatkan loyalitas dan kepercayaan dari masyarakatnya, agar bisnis dapat berkembang, selanjutnya masyarakat menjadi makmur dan terjamin secara berkelanjutan,

“Konferensi ini bermaksud mengumpulkan pikiran, menjadi tempat diskusi dan saling berbagi informasi terkait praktik dan inovasi di antara negara-negara ASEAN. Pada akhirnya, kami ingin kegiatan ini dapat memberi kontribusi pada agenda UN-2030 tentang SDG.”tutur Prita (red/sam).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *