KOTA BATAM,KEPRI (Klikinews.com) – PeringatI hari buruh Internasional, ratusan buruh di Kota Batam menggelar aksi turun ke jalan, bertempat di Temenggung Abdul Jamal, Kecamatan Sei Beduk , Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (01/05/2024).
Massa aksi dari Koalisi Rakyat Batam yang turun kelapangan sebanyak 1000 orang telah tiba Kantor Walikota Batam menyampaikan aspirasinya. Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam yang di Ketuai oleh Yapet Ramon sebagai Ketua Konsulat Cabang, Sebelumnya menyatakan May Day merupakan hari bersejarah bagi perjuangan kesejahteraan kaum buruh di seluruh dunia.
Tuntutan yang akan dibawa oleh buruh Kota Batam Meminta kepada pemerintah Prabowo Gibran untuk mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja Nomor 6/2023 Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah (HosTum). Meminta kepada pemerintah Prabowo Gibran untuk menghapus praktek kerja outsourcing/modern slavery dan kenaikan upah tahun 2025 sebesar 15%
“kami meminta pemerintahan Prabowo-Gibran , Presiden dan wakil Presiden terpilih memperhatikan dan ikut mengawasi, serta melakukan pembinanaan terhadap penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja/K3 di setiap Perusahaan,” kata Ramon saat dikonfirmasi media klikinews.com, Rabu (01/05/24).
Ribuan menuntut, dan meminta pemerintahan Prabowo Gibran mencabut PMK 168/2023 dan PP 58/2023 tentang PPH 21 yang memberatkan kaum buruh mendorong terselenggaranya Pilkada di Batam dan Provinsi Kepri berjalan damai sesuai peraturan yang berlaku.
“Harapan kami pemerintah memperhatikan tuntutan kaum buruh disampaikan pada perayaan May Day 2024 ini,” kata Ramon.
Hal tersebut ditanggapi langsung oelh Walikota Batam Muhammad Rudi , akan menyelesaikan semua apa yang disampaikan ribuan buruh yang menggelar aksi tersebut, “Tidak perlu khawatir, Jika saudara (buruh) berbahagia , pasti saya sangat senang sekali, tahun depan saya berjanji akan mengadakan hari May Day di hotel agar para pekerja buruh tidak melakukan orasi di jalanan lagi,” ujarnya.
Muhamad Rudi menginginkan, agar masyarakat Kota Batam dapat sejahtera dengan adanya pembangunan – pembangunan yang lagi berproses di Kota Batam. Jalanan, Bandara dan Pelabuhan Batu ampar juga akan selesai. “ Saya meminta Jaga perekonomian kita, Jaga Lingkungan kita agar masyarakat Batam semakin sejahtera, Investasi Mudah Perekonomian pasti Bangkit,” bebernya.
Aksi May Day turut dihadiri oleh Kapolda Kepulauan Riau, Irjen. Pol Yan Fitri Halimansyah, PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Dr. Nugroho Tri Nuryanto. Kemudian, Wakapolresta Barelang Syafrudin Semidang Sakti Ketua KC FSPMI Kota Batam Yapet Ramon , Sekretaris DPW FSPMI Kepri Masrial, PJU Polresta Barelang, serta Massa Buruh Koalisi Rakyat Batam (red/wan).
Penulis oleh Jurnalis @Wawan Septian
Editor @Nugraha