JAKARTA (klikinews.com) – Sekretaris BPH Migas Patuan Alfon S mengungkapkan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, BPH Migas memiliki tugas mengatur, menetapkan, dan mengawasi ketersediaan dan distribusi BBM, cadangan BBM nasional, pemanfaatan fasilitas pengangkutan dan penyimpanan BBM, tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa, harga gas bumi untuk rumah tangga dan usaha pelanggan kecil, serta pengusahaan transmisi dan distribusi gas bumi.
“Tujuannya, agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati harga BBM yang sama, Pemerintah juga membuat kebijakan BBM Satu Harga yang dilaksanakan sejak tahun 2017. Hingga tahun 2024 ditargetkan terbangun 583 penyalur BBM Satu Harga,” kata Sekretaris BPH Migas Patuan Alfon S. Menurut Alfon di acara yang sama Temu Kawan BPH Migas yang mengusung tema “Kongkow Berenergi: Hilir Migas On Duty,” di kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Di samping itu, kata pria yang akraf disapa Alfon ini, pada tahun 2023, sesuai hasil verifikasi on desk dan pengawasan distribusi BBM di lapangan juga telah berhasil menyelamatkan uang negara sekitar Rp62,65 miliar.
Program Kongkow Berenergi ini pertama kali diselenggarakan BPH Migas dengan tujuan memberikan edukasi terkait kegiatan hilir migas, dan isu-isu terkini khususnya di bidang energi. Tema yang diusung “Kongkow Berenergi: Hilir Migas On Duty” untuk menggambarkan semangat BPH Migas dalam menjaga ketersediaan energi yang terjangkau bagi masyarakat,
“diiringi adanya pengaturan dan pengawasan intensif menjaga subsidi BBM tepat sasaran dan tepat volume. Pada saat bersamaan, juga sebagai dukungan nyata atas komitmen Indonesia dalam penyediaan energi bersih melalui peningkatan pemanfaatan gas bumi dalam negeri,” tuturnya (red).
Editor @aisyahra_mulyawati