JAKARTA (klikinews.com) – Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan menuju ke arah yang lebih baik. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengajak generasi muda ikut aktif mengawal penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi agar tepat sasaran dan tepat volume.
“BBM bersubsidi tidak untuk semua orang. Di dalam BBM subsidi itu ada uang negara, sehingga harus didistribusikan dengan tepat sasaran. Teman-teman Generasi Z ini bisa membantu menyuarakan bahwa BBM subsidi hanya diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu dan konsumen tertentu lainnya, sesuai aturan yang berlaku,” ajak Kepala BPH Migas Erika Retnowati pada generasi muda pada acara Temu Kawan BPH Migas yang mengusung tema “Kongkow Berenergi: Hilir Migas On Duty,” di kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (8/5/2024) petang.
Tak hanya itu,kata Erina, anak muda, khususnya mahaiswa yang hadir juga dapat membantu mengawasi pendistribusian BBM subsidi, mengingat hingga saat ini masih ada pihak-pihak yang menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi.
“Kalau misalnya teman-teman melihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ada orang yang bolak-balik mengisi BBM subsidi untuk kendaraan, kemungkinan itu dijual lagi ke pihak lain, tidak digunakan sendiri. Padahal, BBM bersubsidi itu tidak boleh diperjualbelikan. Untuk itu, silakan dilaporkan ke helpdesk BPH Migas di nomor 081230000136,” papar Erika.

Upaya lainnya yang dapat dilakukan generasi muda adalah membuat konten-konten positif, misalnya mengenai BBM subsidi dan konsumen yang berhak menerimanya seperti transportasi darat, usaha pertanian, usaha perikanan, layanan umum, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta menyebarluaskannya melalui saluran media sosial.
“Diera digital saat ini, generasi muda s akrab dengan media sosial. Bisa juga membuat konten-konten positif tentang aturan BPH Migas atau BBM bersubsidi. Itu akan sangat membantu kami menjalankan tugas dan fungsi agar BBM subsidi ini hanya dinikmati oleh mereka yang memang berhak,” kata Erika,
Dalam melakukan pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi, BPH Migas bekerja sama dengan pelbagai pihak terkait seperti Aparat Penegak Hukum (APH), Pemerintah Daerah, serta Kementerian atau lembaga terkait. “Dengan adanya dukungan dari generasi muda, diharapkan tujuan pemberian subsidi untuk meningkatkan daya beli masyarakat dapat terwujud,” tuturn Erika Retnowati (red).
Editor @aisyahra_mulyawati01