KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Aksi Unjuk Rasa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) terkait Carut Marut PPDB Online Tahun 2024 – 2025 di Kota Bekasi, yang sebelumnya melakukan aksi di Disdik Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi pada Kamis (08/08/24).
Namun masih ditemukan tidak transparansi terkait penerimaan siswa baru tingkat SMP di Kota Bekasi dan masih banyak anak – anak di Kota Bekasi yang belum dapat melanjutkan sekolah di tingkat SMP dan mendesak DPRD Kota Bekasi untuk membuat hak angket kepada Pj. Walikota Bekasi yang anggap gagal memmimpin Kota Bekasi.
Kali ini LSPM GMBI terus menggedor kantor DPRD Kota Bekasi menyikapi ratusan anak sekolah yang hingga saat ini belum diterima di sekolah negeri utamanya SMP, Kamis (8/8/2024).
“Carut marut dunia pendidikan di Kota Bekasi disebabkan kebijakan Plt Wali Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan. Ini bentuk ketidakmampuan kepala Disdik Kota Bekasi. Kekisruhan pendidikan dimulai dari situ,” ungkap Sekretaris GMBI Kota Bekasi, Asep Suryana dalam orasinya di depan Gedung DPRD Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.
Terkait soal banyaknya kelas kosong di sejumlah SMP negeri yang belum terisi siswa, DPRD Kota Bekasi akan berencana memanggil Pj Wali Kota Bekasi. Harapan mereka sekolah-sekolah tersebut bisa menerima siswa dari keluarga kuarng mampu, yang belum sekolah tertampung atau belum bersekolah sampai saat ini.
“Kalau mereka, sebagai generasi emas yang dicanangkan oleh pemerintah tidak bersekolah. Mau jadi apa mereka sebagai generasi Kota Bekasi kedepannya ? tidak memiliki Pendidikan ya layak,”jelas Asep Suryana (red).