KOTA BEKASI,JABAR,KlikINews.com – JNE Cabang Bekasi dukung dengan tren Seminar Praktik Bisnis 2027 dengan topik ‘Multi-Channel Marketing’ merupakan sinergi yang sangat relevan untuk para pelaku UMKM Kota Bekasi dan pebisnis online lainnya yang diselenggarakan di warung Sambel, Jl.Ir.Juanda, Bekasi Timur, Kamis (29/10/2026).
Head Unit Marketing JNE Cabang Bekasi, Wini Mahnela sangat mengapresiasi seminar tersebut, karena di era bisnis tahun 2027,UMKM mengandalkan satu jalur jualan saja tidak lagi cukup. Pelaku usaha dituntut menyebarkan konten pemasaran ke berbagai platform seperti TikTok, Instagram, website, hingga marketplace,

“Kami dari JNE Bekasi hadir sebagai tulang punggung logistik lokal untuk mengeksekusi pengiriman barangnya, hingga tiba kepada pelanggan. Dan memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk membuka member JLC JNE, Dimana banyak keuntungan yang didapatkan menjadi member JLC,” ujar Wini Mahnela saat di konfirmasi media klikinews.com
Dalam Seminar praktik bisnis 2027, JNE Bekasi hadir untuk memberikan dukungan dan gambaran umum seputar seminar taktik pemasaran multi-kanal (multi-channel marketing) menyongsong 2027 “sebagai jasa layanan pengiriman bagi pelaku bisnis di area Bekasi, JNE menyediakan berbagai titik layanan, kemudahan penjemputan paket gratis, serta fitur COD untuk mendukung transaksi dari berbagai kanal jualan bagi para pelaku UMKM,” jelasnya,

Adapun kantor cabang Utama JNE Bekasi di Jl. Jendral Sudirman KM 32 No. 1 J, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Layanan Unggulan UMKM Fasilitas Free Pickup (jemput paket gratis di lokasi usaha) dan pendaftaran fitur COD JNE untuk meningkatkan konversi penjualan online.
“Seminar dengan tema ini berfokus pada strategi Resolusi UMKM Menuju 2027. Tujuannya adalah melatih efisiensi bisnis, di mana pelaku usaha diajarkan cara mengolah 1 ide konten yang bisa dikembangkan ke 7+ channel seperti Instagram, TikTok, Threads, YouTube, hingga optimasi pesan instan, guna memperluas jangkauan pasar tanpa membuat operasional menjadi beralur rumit,” ungkap Wini,

Beberapa poin materi utama yang biasa diangkat dalam pelatihan/seminar taktik pemasaran 2027 ini seperti, mengintegrasikan pengalaman belanja konsumen dari media sosial langsung ke toko online atau marketplace. Cara mendistribusikan materi promosi secara serentak ke berbagai aplikasi video pendek dan teks.
“Serta menata sistem pengiriman barang agar tetap teratur, walau pesanan datang dari berbagai platform berbeda . di sinilah integrasi dengan peran ekspedisi seperti JNE sangat krusial dan dibutuhkan para pebisnis atau pelaku UMKM di Bekasi,”jelasnya,
Sementara, Ketua Umum Dan Founder SEO Subuh Indonesia – Pakar Digital Marketing, Putra Chandra Buana meyampaikan dalam Seminar tersebut, saat ini sudah tidak bisa fokus satu chanel, kenapa ? karena persaingan sudah sangat ketat sekali di era digital saat ini seperti hadirnya : Platfrom dari Google,

Instagram,YouTobe,Facebook,TikTok,dan lainnya,
“bahkan sekarang sudah keluar AI, masing-masing itu mengeluarkan isu yang berbeda, ngaku paling jago dan paling hebat. Maka dari itu, saya sarankan kepadapara UMKM menggunakan digital platfrom ,maenkan semua chanel secara konsisten, atur waktunya, terus lihat chanel mana yang ramai, dan tetap mainkan yang Wwning ,dan kita tetap mainkan chanel yang lain. Misalkan Winingnya di Google, harus konsisten luangkan waktunya dalam satu minggu 5 kali ,chanel lainnya 2 kali,” ungkap Putra Chandra Buana,
Menurutnya, masalah UMKM bukan tentang chanelnya, tapi pelaku UMKM perlu tau jualannya apa ? karena banyak para UMKM belum paham jualan apa ? contoh, ada seorang ibu jualan apel peyek apa ? apel peyek ini bisa buat apa saja belum ngerti ?.
“harusnya, dia bisa memainkan 100 judul ngebahas tentang peyek sebaagi obat ngatntuk, peyek bisa menjalin hubungan , peyek anti romantis dan seterusnya ada Stori’nya. Ini yang harus dipahami oleh pelaku UMKM Bekasi, baru setelah itu di sosialisasikan lewat chanel yang disebutkan tadi dan buat tukisan (Caption) yang mengajak untuk membeli,” jelasnya,
Adapun edukasi yang disampaikan untuk UMKM dalam Seminar ini, dia ga percaya saat ini ada ibu-ibu dan bapak-bapak yang gagap teknologi (Gaptek),tapi update status di media sosial setiap hari bisa. Chat di WA setiap hari di group dan lainnya.

“Sama digital juga harus konsisten. apapun yang kita lakukan di platfrom, itu namanya adalah optimasi,tunjukan keaktifan , kekonsistenan, kita bisa aktif di wa dan media sosial bisa ngerumpi. Kenapa Ketika berbisnis aga kaku, belajar harus nunggu sempurna dulu. Seharusya, apapyn ada di fikirannya , dia pindahkan ke platfrom untuk promosi dan menarik minat calon -calon pembeli,” tutur Putra ,
Ditempat yang sama, Kepala Cabang BTN KCP Pondok Timur,Dwi Adelianingsing mengatakan, dalam seminar Multi Chanel Marketing, PT Bank Tabungan Negara (Persero) berperan sebagai bank penyalur resmi produk dan program subsidi pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pembiayaan usaha, modal kerja, serta sektor pendukung perumahan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bekasi (red/adv).
Penulis Oleh : Ai
Editor : Aisyahra Mulyawati












































